Perkenalan Blog

Selamat datang di infomutiaraasli.blogspot.com. Blog ini hanya berisi seputar informasi mutiara Indonesia, khususnya mutiara Lombok. Jangan lupa kunjungi media-media sosial berlogo Exotic Pearl dan web resmi jualan kami di www.exotic-pearl.com

Rabu, 24 Desember 2014

Mengenal Emas Putih Pada Perhiasan


Secara harfiah, sesungguhnya tidak ada yang namanya emas putih, meski logam tersebut berwarna putih. Emas murni umumnya disebut emas 24 Karat atau 99,99%. Ini berarti tidak ada campuran logam lain. Tetapi emas murni lunak dan mudah berubah bentuk jika dijadikan perhiasan utk dipakai sehari-hari. Jd alasan utama mengapa emas murni perlu dicampur dengan logam lainnya adalah: agar emas jd lebih keras.
Emas putih merupakan campuran emas murni dengan logam yang lebih putih seperti nikel, perak atau palladium. Jadi emas putih kadar emasnya bisa saja: 75%, 70%, 50% atau bahkan mungkin dibawah 40%, tetapi tidak ada emas putih yang kadarnya 99%. Pada umumnya perhiasan emas putih di Indonesia kadar emasnya 75%, 70%, atau 42%. Emas putih dgn kadar 75%, artinya kandungan emas murninya adalah 75%, sedangkan sisanya yg 25% adalah campuran nikel, perak dan paladium.
Banyak yang mengatakan jika perhiasan emas putih lebih mahal daripada emas kuning. Tetapi jika desainnya sama, beratnya sama, pilihan batu material lainnya sama dan pembuatnya sama, mahal murah perhiasan emas tergantung dengan kadarnya. Jadi sebenarnya tidak bisa juga kalau harus menjustifikasi langsung seperi itu.
Namun, bahan campuran logam untuk membuat emas putih memang termasuk bahan baku logam yang termasuk mahal. Dan umumnya kadar perhiasan yang dibuat oleh kebanyakan pengrajin berkisar 75% . Jadi, jika kadar perhiasan emas putih yang Anda beli sebesar 75% , maka 25% sisanya biasanya terdiri dari10.5% perak, 10% palladium, dan 1.5% logam lain (biasanya di pasaran sering disebut alloy putih). Nah, logam palladium inilah yang sesungguhnya lebih mahal dari emas.
Fungsi palladium sendiri digunakan untuk memadatkan komposisi emas agar tidak lembek dan kokoh sebagai perhiasan tentunya. Palladium merupakan dari golongan logam yang cukup mahal mendekati setengah harga emas murni. Setelah melalui proses campuran dan  dan proses pembuatan, perhiasan emas putih ini tadi difinishing dengan rhodium sebagai plating (di sepuh,dilapis atau di krom) demi untuk menyamarkan sambungan logam atau membuat warna emas lebih rata. Jadi, intinya proses campuran logam yg dgunakan pada emas kuning tidak sebanyak pada emas putih. Begitupun proses platingnya. Alat yang digunakan pada emas putih lebih banyak dengan jumlah cairan kimia yang dibeli juga lebih banyak dan semua itu berarti biaya.  
**Disadur dari majalah "Jewellery Indonesia" edisi Januari - February 2004 dan beberapa sumber lainnya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar